KOMPAS.TV - Utusan khusus Presiden Donald Trump, Paolo Zampolli mengusulkan pada FIFA untuk menggantikan Iran di Piala Dunia dengan Italia.
Usulan tersebut dipandang sebagai bagian dari upaya untuk memperbaiki hubungan antara Trump dan Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni yang belakangan terlibat perselisihan terkait kritik Presiden AS terhadap Paus Leo XIV mengenai perang Iran.
Sementara itu, Iran telah sepenuhnya siap untuk partisipasi tim sepak bola nasionalnya di Piala Dunia FIFA 2026 di Amerika Serikat.
Presiden FIFA, Gianni Infantino memberikan jaminan timnas Iran tetap berpartisipasi di Piala Dunia 2026.
Pernyataan ini disampaikan Presiden FIFA, Gianni Infantino saat berbicara di forum Invest in Amerika di Washington DC., pernyataan ini sekaligus menepis keraguan yang muncul akibat konflik Iran dengan Israel dan Amerika Serikat.
Infantino menegaskan komitmen FIFA untuk menjaga integritas kompetisi.
Meski ada usulan untuk memindahkan lokasi pertandingan ke Meksiko demi alasan keamanan, Presiden Meksiko, Klaudia Scheinbaum, pekan lalu telah mengkonfirmasi permohonan ditolak oleh otoritas penyelenggara.
Infantino menekankan hak pemain untuk berkompetisi tidak boleh terganggu oleh situasi geopolitik yang memanas.
Presiden Trump memainkan 'tekanan' politik ke olahraga, lalu apakah mungkin Italia menggantikan Iran di Piala Dunia, kita bahas bersama Analis Sepak Bola, M. Kusnaeni.
Baca Juga FIFA Jamin Iran Tetap Tampil di Piala Dunia 2026 Meski Konflik Memanas | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/olahraga/664880/fifa-jamin-iran-tetap-tampil-di-piala-dunia-2026-meski-konflik-memanas-sapa-malam
#fifa #trump #iran
_
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/internasional/664885/analis-sepak-bola-bung-kus-soal-trump-minta-fifa-ganti-iran-di-piala-dunia-as-tidak-boleh-mendikte