:

Reaksi Gencatan Senjata Diperpanjang, Warga Iran: Mulut Trump Suka Berubah-ubah

1 hari lalu

Warga Iran tetap menunjukkan ketidakpercayaan apapun ucapan Presiden Donald Trump, termasuk keputusannya memperpanjang gencatan senjata. Sejumlah warga Iran menilai mulut Trump tidak bisa dipercaya karena selalu berubah-ubah. Warga tetap pada pendiriannya mendukung keputusan pemerintahan Mojtaba dan IRGC dalam bertahan memerangi AS.

"Dia (Trump) sangat sering berubah-ubah. Kita seharusnya tidak peduli dengan apa yang dia katakan. Kita harus tahu apa yang akan kita lakukan. Para pejabat kami harus memberi tahu rakyat apa yang mereka rencanakan. Saya pikir kami tidak boleh mengakhiri ini seperti yang kami lakukan selama perang 8 tahun (dengan Irak pada tahun 1980-an) atau kesepakatan nuklir. Rakyat menginginkan para pejabat untuk tetap kuat, perkasa, dan teguh," ungkap Sadgeh Nemati, salah seorang warga Iran, Rabu (22/4/2026).

Meskipun sebagian warga merasa cemas akan masa depan yang tidak menentu, suara yang menuntut sikap tegas dan "pantang menyerah" tetap mendominasi di jalanan. Hal ini diperkuat dengan maraknya poster propaganda yang menggambarkan militer Iran menjebak kapal perang AS, serta keengganan resmi pemerintah Teheran 

Di saat diplomasi berada dalam zona abu-abu, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) memilih untuk menunjukkan taringnya melalui parade rudal balistik jarak jauh Khorramshahr-4 di jantung kota Teheran. Ketegangan fisik pun tidak mereda di Selat Hormuz, di mana militer Iran tetap aktif menegakkan blokade ganda.

Simak selengkapnya dalam video berikut!

Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Fathir Rohman
Produser: Marvel Dalty

#global #konflik ##kompascomlab #Iran #Amerika #IranvsAmerika #Perang #SelatHormuz

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke