Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyoroti peran lembaga keuangan internasional dalam memengaruhi kebijakan ekonomi nasional.
Ia menilai pendekatan yang berasal dari lembaga global seperti IMF belum tentu sesuai dengan kondisi sektor pertanian di Indonesia, terutama dalam kaitannya dengan biaya logistik dan distribusi pangan.
Pernyataan ini disampaikan saat peninjauan stok beras di Gudang Bulog DKI Jakarta, dalam diskusi bersama akademisi.
Isu tingginya biaya logistik yang dikaitkan dengan data Bank Dunia turut menjadi perhatian, karena dinilai memengaruhi efisiensi dan daya saing hasil pertanian.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Novyana Nurmita Dewi Video Editor: Novyana Nurmita Dewi Produser: Novyana Nurmita Dewi