:

"Kami di Perbatasan RI-Malaysia Diam Menelan Kekecewaan"

2 hari lalu

Dataran tinggi Krayan, Nunukan, Kalimantan Utara,adalah saksi bisu bahwa kenaikan harga bukan berita baru, tapi adalah ujian rutin yang tak kunjung usai.

Jalan berlumpur yang menenggelamkan mobil gardan ganda, ketergantungan pada barang Malaysia yang kini semakin mahal karena kurs ringgit mencapai Rp 4.300, hingga bensin yang dijual Rp 30.000-45.000 per liter dan gas 14 kg yang melonjak dari di bawah Rp 300.000 menjadi Rp 700.000-800.000 per tabung.

Meski lelah berteriak dan kuota BBM hanya 1 ton per pekan, warga Krayan tetap bertahan, bahkan tertawa sambil mendorong truk sembako dari kubangan lumpur.

Simak selengkapnya dalam video berikut!

Penulis Naskah: Rr. Lintang Mustikaningrum
Narator: Rr. Lintang Mustikaningrum
Video Editor: Rr. Lintang Mustikaningrum
Produser: Mochamad Sadheli

#Politik #Pemerintahan ##DailyNews #KrayanMalaysia #BBMNaik

Artikel Terkait:
https://regional.kompas.com/read/2026/04/21/161126678/orang-kota-ribut-kenaikan-harga-barang-kami-di-perbatasan-rimalaysia 

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke