Iran memperluas taktik 'tanpa kepala' atau mosaic defense hingga ke dalam skema perundingan dengan Amerika Serikat. Komando terdesentralisasi, di mana tidak ada satu pun otoritas tunggal yang bisa diajak bernegosiasi. Washington kini terjebak dalam "kesunyian mematikan" karena tidak menemukan sosok yang berwenang mengambil keputusan final atas program nuklir maupun status Selat Hormuz.
Presiden Donald Trump akhirnya terpaksa memperpanjang gencatan senjata tanpa batas waktu secara sepihak setelah gagal mendapatkan satu pun respons dari Teheran hingga detik-detik terakhir, Selasa (22/4/2026). Langkah ini merupakan antiklimaks dari ancaman pengeboman Trump sebelumnya, sekaligus membuktikan bahwa strategi pembunuhan pemimpin puncak Iran justru menjadi bumerang bagi AS.
Alih-alih melumpuhkan, struktur kekuasaan Iran kini bertransformasi menjadi Mosaic Defense yang
Ketidakpastian ini diperparah oleh belum adanya kemunculan secara fisik sosok Pemimpin Tertinggi baru, Mojtaba Khamenei di depan kamera. Ketidakhadiran fisik Mojtaba justru dimanfaatkan oleh para negosiator Iran sebagai perisai politik. Apa maksudnya?
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Narator: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Elisabeth Putri Mulia
Produser: Marvel Dalty
Music: Canada - Ramzoid
#global #konflik ##kompascomlab #Iran #Amerika #Perang #IranvsAmerika