:

Dewan Pers Peringatkan Chilling Effect, Narasumber Mulai Takut Bicara | SATU MEJA

4 minggu lalu

JAKARTA, KOMPAS.TV - Dewan Pers mengingatkan ancaman chilling effect setelah sejumlah tokoh kritis seperti Saiful Mujani, Islah Bahrawi hingga Ubedilah Badrun dilaporkan ke polisi.

Menurutnya, jika narasumber takut bicara, media dinilai bisa kehilangan sumber informasi penting.

Kasus yang menimpa sejumlah pengkritik pemerintah menjadi alarm serius bagi dunia pers.

Abdul Manan juga berharap pemerintah memiliki perspektif yang tepat terhadap pers, yakni sebagai pilar kontrol sosial, bukan sekadar pendukung kekuasaan.

Ia bahkan menyebut ada kesan pemerintah ingin media hanya menjadi penyemangat atau cheerleader. 

"Saya menangkap kesan, semoga ini salah, bahwa pemerintah ini kurang happy dengan pers yang kritis itu,” katanya. 

Tenaga Ahli Utama Bakom RI Kurnia Ramadhana membantah pemerintah anti kritik. Ia menyebut kritik publik justru membantu perbaikan program negara. Kurnia mencontohkan program Makan Bergizi Gratis.

Menurut Kurnia, per tanggal 20 Maret 2026 ada 1.251 SPPG dijatuhkan sanksi. Tindakan itu merupakan respons atas masukan masyarakat. 

Sementara itu, Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan Budiman Sudjatmiko meminta Saiful Mujani memberi penjelasan langsung atas polemik pernyataannya.

Bagaimana menurut Anda? 

Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/yuVpHkzEbTw 

#saifulmujani #kritik #prabowo 

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/talkshow/664673/dewan-pers-peringatkan-chilling-effect-narasumber-mulai-takut-bicara-satu-meja

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke