Instruksi komando Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei, meski tanpa kehadiran fisik di depan kamera, ternyata merepotkan Amerika Serikat di meja diplomasi. CNN menggambarkan bahwa sejumlah analis menyebut taktik sengaja menyembunyikan Mojtaba ternyata membuat Presiden Donald Trump dan Gedung Putih kesulitan menentukan sosok yang tepat di Iran yang bisa diancam dan dipegang "kepalanya".
Di sisi lain, sistem komando pemerintahan Iran yang terdesentralisasi membuat AS kesulitan menyerahkan proposalnya kepada orang yang bisa dipercaya dan minta pertanggungjawaban ke Teheran. Di depan layar menteri luar negeri Abbas Aragchi memang menjadi diplomat, tapi keputusan bukan ada padanya, hal inilah yang membuat kebingungan dan memperpanjang proses negosiasi.
"Mojtaba tidak terlihat, jadi mengaitkan pandangan kepadanya adalah kedok yang baik bagi para negosiator Iran untuk melindungi diri mereka dari kritik," ungkap Ali Vaez, Direktur Proyek Iran di International Crisis Group, seperti dilansir CNN, Selasa (21/4/2026).
Lantas, bagaimana taktik pemimpin "tak terlihat" ini bekerja dalam mengamankan kelangsungan rezim di tengah ancaman eksistensial?
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Daniel Kalis Jati Mukti
Narator: Daniel Kalis Jati Mukti
Video Editor: Daniel Kalis Jati Mukti
Produser: Marvel Dalty
#global #perang ##kompascomlab #MojtabaKhamenei #PerangIranAS #PerundinganIranAS
Music: Mission - Anno Domini Beats