Kepala intelijen militer Belanda menilai kemampuan spionase siber China kini sama canggihnya dengan Amerika Serikat. Kekuatan spionase itu disebut terus menargetkan industri pertahanan Barat. Wakil Laksamanan Belanda Peter Reesink mengatakan China sangat tertarik untuk mendapatkan akses ke teknologi dari militer dan produsen senjata Barat untuk menemukan kerentanan mereka.
Komentar ini disampaikan Peter, Selasa (21/4/2026) setelah lembaga yang dipimpinnya MIVD merilis laporan tahunanan yang menyatakan China menimbulkan ancaman yang semakin besar Eropa bersama dengan Rusia. Peningkatan kerja sama kedua negara itu disebut telah memperparah bahaya di wilayahnya.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Musayadah Khusnul Khotimah Narator: Musayadah Khusnul Khotimah Video Editor: Maria Utari Dewi Produser: Musayadah Khusnul Khotimah