MALANG, KOMPAS.TV - Praktek dugaan joki terungkap di hari pertama pelaksanaan UTBK di Universitas Negeri Malang.
Peserta joki ini mendaftarkan diri di porgram studi Kedokteran Gigi.
Pihak Kampus membenarkan bahwa ada dugaan praktek joki.
Pelaku bahkan mengikuti ujian sampai selesai.
Saat pihak panitia pusat mendeteksi ada praktek kecurangan dan Kampus melakukan pengecekan di ruangan, yang bersangkutan sudah tidak ada di lokasi.
UM langsung melakukan investigasi dengan memeriksa CCTV, hingga memeriksa pengawas ruangan.
"Kita masih melakukan investigasi tersebut dan belum konklusif. Tapi kita punya kecurigaan itu. Ada, kita sudah mengerucut lah bisa dikatakan seperti itu. Sudah mengerucut dan kerucutnya ini enggak sepuluh ya, di bawah tiga lah" Kata Evi Eliyanah, Direktur Pendidikan UM.
Kampus mengonfirmasi bahwa ada praktek identitas palsu peserta yang mengikuti UTBK.
"Kemudian akhirnya ini sudah langsung konfirm. Lalu kami telusuri, ternyata sudah tidak ada, tapi semua peserta di ruangan itu hadir berarti ada. Kita langsung cek CCTV dan seterusnya ya itu confirm bahwa ya memang terjadi" Ujar Rizky Firmansyah, Kepala Subdirektorat Seleksi UM.
Sebelumnya viral di media sosial temuan jasa joki UTBK hari pertama di UM.
Pansus SNPMB 2026 menyebut pelaku memodifikasi foto tanda peserta agar tidak terlacak sistem.
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/664574/temuan-joki-utbk-di-universitas-negeri-malang