KALTIM, KOMPAS.TV - Di saat kehidupan ekonomi makin terjepit dengan kenaikan harga elpiji 12 kg, minyak goreng, dan kebutuhan rumah tangga lainnya akibat perang Timur Tengah, warga berunjuk rasa di depan Kantor Gubernur Kalimantan Timur yang berujung ricuh. Mereka memprotes kebijakan Pemprov Kaltim yang dinilai menunjukkan gaya hidup mewah dan nepotisme.
Bentrokan terjadi antara warga pengunjuk rasa dengan polisi yang menjaga Kantor Gubernur Kalimantan Timur di Jalan Gajah Mada, Samarinda. Unjuk rasa sejak siang hingga malam kemarin (21/4/2026) ini merupakan bentuk kekecewaan masyarakat soal kebijakan pengadaan mobil dinas gubernur. Mobil dinas yang dianggarkan sebesar Rp8,5 miliar. Selain itu, ada biaya renovasi rumah dinas senilai Rp25 miliar. Hal ini dinilai warga berlebihan.
Setelah waktu berunjuk rasa selesai, sejumlah mobil water cannon diturunkan untuk membubarkan massa. Polisi menangkap beberapa orang yang diduga melakukan provokasi. Meski begitu, secara umum jalannya demonstrasi ini dinilai berjalan baik. Setelah massa bubar, petugas membersihkan lokasi unjuk rasa.
#kalimantantimur #samarinda #demo #polisi
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/nasional/664568/demo-ricuh-di-kaltim-warga-protes-renovasi-rumah-gubernur-rp25-m-dan-mobil-dinas-rp8-5-m