:

Harga Elpiji 12 Kg Tembus Rp250 Ribu: UMKM Terjepit, Pelaku Usaha Putar Otak Bertahan

1 hari lalu

KOMPAS.TV - Sejumlah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di Garut, Jawa Barat, mengeluhkan kenaikan harga elpiji nonsubsidi.

Antara lain elpiji ukuran 12 kilogram yang dibeli dengan harga Rp250.000.

Dampak kenaikan harga elpiji nonsubsidi antara lain dirasakan para pemilik usaha kuliner di kawasan Jalan Patriot, Tarogong Kidul, Garut, Jawa Barat.

Tingginya harga elpiji nonsubsidi berimbas pada biaya operasional kafetaria yang sehari-harinya menggunakan gas sebagai salah satu komponen utama.

Pengelola kafe menyebut, meski ada kenaikan harga gas, pihaknya berupaya untuk tidak menaikkan harga jual makanan karena khawatir ditinggalkan pelanggan.

Mereka pun harus menyiapkan berbagai strategi agar bisnis tetap bertahan.

Dari hasil pantauan sementara di salah satu pangkalan elpiji Kota Semarang, di tengah kenaikan harga elpiji nonsubsidi, hingga kini pasokan masih sama dan belum berdampak pada penjualan.

Biasanya, konsumen yang membeli elpiji nonsubsidi di tempatnya merupakan kafe dan kos-kosan di sekitar lingkungannya.

Hingga saat ini belum terlihat adanya perpindahan konsumen dari elpiji nonsubsidi ke elpiji subsidi, mengingat pembeli elpiji subsidi pun telah terdaftar.

Pemilik pangkalan elpiji pun berharap agar harga elpiji nonsubsidi juga bisa kembali normal agar tidak memberatkan konsumen.

#gasnonsubsidi #umkm #garut #semarang 

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/664558/harga-elpiji-12-kg-tembus-rp250-ribu-umkm-terjepit-pelaku-usaha-putar-otak-bertahan

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke