Konflik antara AS dan Iran tak kunjung mereda bukan hanya karena kekuatan militer, melainkan benturan dua filosofi negosiasi yang sangat kontras.
Presiden Donald Trump yang merasa dirinya master diplomasi koersif kini berhadapan dengan lawan yang bangga akan ketahanan dan penundaan.
Beberapa hari terakhir, Trump mengeklaim Iran telah menyerah dan menyetujui segalanya, namun sebaliknya, Teheran mengejek klaim itu sebagai karangan belaka di media sosial.
Apakah gaya agresif Trump bisa meruntuhkan tembok kesabaran Iran?
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis naskah: Katarina Astriyani Setyaningsih Narator: Katarina Astriyani Setyaningsih Video editor: Katarina Astriyani Setyaningsih Produser: Dandy Bayu Bramasta