JAKARTA, KOMPASTV - Penasihat Khusus Presiden Bidang Urusan Pertahanan Nasional, Dudung Abdurachman, menyatakan kepercayaannya terhadap keputusan Presiden Prabowo Subianto terkait pembahasan pemberian akses lintas udara bagi pesawat militer Amerika Serikat.
Menurut Dudung, Presiden memiliki pemahaman yang lebih mendalam dalam mempertimbangkan aspek-aspek prinsipil dalam kerja sama tersebut, termasuk implikasi strategis di tingkat nasional maupun internasional.
Ia mengaku akan menanyakan langsung kepada Presiden terkait detail kerja sama tersebut.
Dudung menyebut, pembahasan kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Amerika Serikat sebenarnya telah berlangsung lama dan kemungkinan akan terus dilanjutkan.
“Kerja sama dengan Amerika itu sudah lama, dan kelihatannya akan terus dilanjutkan. Namun untuk hal-hal yang prinsipil, Presiden tentu lebih memahami. Saya juga akan menanyakannya langsung kepada beliau,” ujar Dudung, Selasa (21/4/2026).
Ia menambahkan, Presiden selama ini juga kerap meminta masukan dari para penasihat, termasuk dalam isu pertahanan dan geopolitik.
Terkait dinamika global, Dudung menilai berbagai pertimbangan tidak hanya mencakup kepentingan nasional, tetapi juga berkaitan dengan situasi internasional dan perkembangan geopolitik kawasan.
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Video Editor: Galih
Baca Juga [FULL] Roy Suryo-Refly Temui Jaksa Peneliti Kejati DKI Kasus Ijazah Jokowi, Soroti RJ Rismon-Eggi di https://www.kompas.tv/nasional/664354/full-roy-suryo-refly-temui-jaksa-peneliti-kejati-dki-kasus-ijazah-jokowi-soroti-rj-rismon-eggi
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/nasional/664367/dudung-dipanggil-prabowo-ke-istana-bahas-kerja-sama-pertahanan-ri-as