Investigasi yang dilaporkan Newsweek pada Sabtu (18/4/2026) mengungkap ada perusahaan satelit Norwegia, yang terkait dengan ekosistem pertahanan NATO, namun memiliki izin untuk berkomunikasi dengan puluhan satelit dari China.
Pusahaan satelit yang dimaksud, Kongsberg Satellite Services (KSAT), dilaporkan memiliki izin untuk berkomunikasi dengan 42 satelit milik Chang Guang Satellite Technology (CGSTL), perusahaan satelit komersial terbesar di China.
Dokumen dari Otoritas Komunikasi Norwegia menunjukkan lisensinya berlaku hingga 2028. CGSTL adalah perusahaan yang didirikan oleh Pemerintah Provinsi Jilin dan lembaga riset negara yang mendukung pertahanan nasional Beijing.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Inas Rifqia Lainufar Penulis Naskah: Nabilah Safirah Narator: Nabilah Safirah Video Editor: Dimas Septian Adiyatama Produser: Akhmad Muawal Hasan