Negara-negara Teluk dilaporkan khawatir pembukaan kembali Selat Hormuz mungkin merupakan satu-satunya pencapaian maksimal yang bisa diraih melalui pembicaraan Iran-Amerika Serikat. Para pejabat dan analis memperkirakan putaran negosiasi berikutnya, yang dijadwalkan di Islamabad akan semakin fokus bukan pada rudal Iran atau proksi regional, tetapi pada batasan pengayaan uranium dan bagaimana menangani pengaruh Iran atas jalur pengiriman minyak terpenting di dunia.
Pejabat negara-negara Teluk memperingatkan pendekatan itu berisiko memperkuat cengkeraman Iran atas pasokan energi Timur Tengah. Sumber-sumber di Teluk mengatakan diplomasi AS-Iran saat ini lebih fokus pada tingkat pengayaan uranium serta secara diam-diam menerima pengaruh Teheran atas Selat Hormuz.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Musayadah Khusnul Khotimah Narator: Musayadah Khusnul Khotimah Video Editor: Maria Utari Dewi Produser: Musayadah Khusnul Khotimah