Era di mana pengintaian ruang angkasa hanya milik negara adidaya telah berakhir seiring dengan dominasi China yang kini mengoperasikan lebih dari 640 satelit penginderaan jauh. Melalui perusahaan komersial seperti Mizar Vision dan China Siwei, China diduga kuat menyediakan "mata di langit" bagi Iran untuk mengintai instalasi militer Amerika Serikat di Timur Tengah.
Dengan bantuan Artificial Intelligence (AI) dan teknologi computer vision, citra satelit mentah kini dapat dianalisis secara instan untuk mengidentifikasi objek spesifik seperti baterai rudal Patriot atau jet tempur, memberikan tingkat presisi intelijen yang sebelumnya tidak mungkin dicapai oleh Teheran sendirian.
Meskipun China mengeklaim aktivitas ini murni bisnis komersial, kehadiran "intelijen instan" ini telah mengubah keseimbangan perang modern, di mana China mampu menekan dominasi AS secara senyap tanpa harus mengirimkan satu pun prajurit ke medan tempur.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Narator: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Elisabeth Putri Mulia
Produser: Dandy Bayu Bramasta
Music: Future - Anno Domini Beats
#global #konflik ##kompascomlab #Iran #Amerika #China #Chinabantuiran