POLANDIA, KOMPAS.TV – Presiden Prancis, Emmanuel Macron, mengatakan Prancis tidak secara khusus menjadi sasaran setelah insiden yang melibatkan kapal kontainer Prancis di Hormuz.
“Terkait apa yang terjadi dalam beberapa jam terakhir di Selat Hormuz: Prancis tidak secara khusus menjadi target atau diserang,” ujar Presiden Prancis, Emmanuel Macron, pada Senin (20/4/2026).
“Setelah adanya pembicaraan antara otoritas Iran dan perusahaan pelayaran, serta antara badan intelijen Iran dan berbagai negara yang terlibat,” lanjutnya.