Iran menegaskan tidak akan melanjutkan perundingan dengan Amerika Serikat jika dilakukan di bawah tekanan atau ancaman. Pernyataan itu disampaikan Ketua Parlemen Iran sekaligus negosiator utama, Mohammaf Bagher Ghalibaf, Senin (20/4/2026), jelang berakhirnya masa gencatan dua pekan antara Washington dan Teheran.
Ghalibaf menegaskan, Teheran menolak segala bentuk negosiasi yang disertai tekanan militer maupun politik dari pihak lawan. Ia juga mengisyaratkan Teheran telah menyiapkan kemampuan militer baru jika perundingan gagal. Ghalibaf menilai langkah Presiden AS Donald Trump yang memperketat tekanan, termasuk dugaan pelanggaran gencatan senjata, justru bertujuan mengubah meja perundingan menjadi meja penyerahan.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Musayadah Khusnul Khotimah
Narator: Musayadah Khusnul Khotimah
Video Editor: Maria Utari Dewi
Produser: Musayadah Khusnul Khotimah
Musik: Final Girl - Jeremy Blake
#Global #Perang ##cclabs ##DailyNews #GencatanSenjataASIran #PerangIran #SyaratIranLanjutkanNegosiasi #DonaldTrump