LEBANON, KOMPAS.TV - Tim penyelamat terus mencari korban dan penyintas yang terkubur di bawah reruntuhan selama 4 hari berturut-turut setelah serangan udara Israel di Tyre, Lebanon.
Rekaman yang diambil pada hari Minggu menunjukkan buldoser membersihkan reruntuhan serta para pekerja penyelamat mencari korban.
Media lokal melaporkan bahwa beberapa serangan udara telah menghantam Tyre sesaat sebelum gencatan senjata antara Israel dan Lebanon diberlakukan.
Tentara Israel mengklaim telah menyerang lebih dari 380 target Hizbullah di Lebanon selatan.
Menteri Pertahanan Israel menegaskan militer telah diinstruksikan untuk menggunakan kekuatan penuh di Lebanon meski ada kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Lebanon.
Ia menambahkan militer juga telah diperintahkan untuk menghancurkan struktur atau jalan apa pun yang dipasangi ranjau dan mengancam tentara.
Tujuannya adalah untuk menghancurkan rumah-rumah di desa-desa dekat perbatasan yang berfungsi sebagai pos Hizbullah.
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Baca Juga Jenazah Prajurit UNIFIL Asal Prancis yang Tewas di Lebanon Dipulangkan | KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/internasional/664141/jenazah-prajurit-unifil-asal-prancis-yang-tewas-di-lebanon-dipulangkan-kompas-petang
#hizbullah #lebanon #israel #perang #timurtengah
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/internasional/664142/tim-penyelamat-berjibaku-cari-korban-selamat-di-tyre-lebanon-kompas-petang