:

[FULL] Analisis Guru Besar Unpad soal Perang Psikologis Iran-AS Jelang Negosiasi Kedua

4 jam lalu

KOMPAS.TV - Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Ali Khamenei bersumpah akan memberikan lebih banyak kekalahan bagi Amerika Serikat dan Israel.

Pernyataan itu dibacakan melalui stasiun TV pemerintah Iran, di tengah ketegangan yang kembali memuncak di Selat Hormuz.

Iran pun mengumumkan penutupan kembali Selat Hormuz sebagai tanggapan atas blokade laut Amerika Serikat terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Di sisi lain, pernyataan yang saling bertolak belakang masih terjadi di antara Washington dan Teheran, terutama soal uranium.

Trump dalam pernyataannya, mengklaim bahwa Amerika Serikat akan mendapatkan semua debu nuklir secara gratis.

Trump bilang bahwa negosiasi ke dua yang direncanakan akan segera terjadi, seharusnya berjalan dengan cepat. Hal ini karena sebagian besar poin sudah dinegosiasikan dan disepakati.

Termasuk Amerika yang akan mendapatkan semua debu nuklir. Trump juga bersikeras bahwa, tidak ada uang yang akan berpindah tangan dalam bentuk apa pun, sebagai bagian dari kesepakatan potensial dengan Iran untuk mengakhiri perang.

Ancaman demi ancaman terus dilontarkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Kepada Iran, Trump mengancam soal kepemilikan uranium.

Ia juga bilang, siap mengambil paksa bahan nuklir itu, jika kesepakatan dengan Iran tidak tercapai.

Ketegangan tetap tinggi meskipun upaya negosiasi tahap dua sedang berjalan. Bahkan dinilai "maju tapi masih jauh dari kesepakatan", dengan ancaman konflik militer yang masih membayangi kedua pihak.

Kita akan membahas lebih lanjut bersama Prof Muradi, Guru Besar Politik dan Keamanan Universitas Pajajaran, Bandung.

Baca Juga Trump Ancam Hancurkan Infrastruktur Iran Jika Tolak Kesepakatan Damai di https://www.kompas.tv/internasional/664073/trump-ancam-hancurkan-infrastruktur-iran-jika-tolak-kesepakatan-damai

#iran #as #trump #mojtaba

 

 

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/664096/full-analisis-guru-besar-unpad-soal-perang-psikologis-iran-as-jelang-negosiasi-kedua

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke