KOMPAS.TV - Ketua Parlemen Iran, Mohammed Bagher Qalibaf, bilang Selat Hormuz akan tetap ditutup selama Amerika Serikat memberlakukan blokade angkatan laut terhadap Iran.
Ia menambahkan, gencatan senjata berada di ambang kehancuran, ketika AS mencoba melakukan pembersihan ranjau di Selat Hormuz.
Sebelumnya, Militer Iran menyatakan Selat Hormuz kembali ditutup pada hari Sabtu (18/4/2026) waktu setempat dan menyatakan Amerika Serikat melanggar kesepakatan, setelah Trump menyatakan tidak akan mengakhiri blokade di Selat Hormuz.
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!