LEBANON, KOMPAS.TV - Jenazah tentara Prancis dalam misi UNIFIL yang tewas di Lebanon dipulangkan ke Prancis pada Minggu (19/4/2026).
Upacara penghormatan UNIFIL digelar di pangkalan militer Bandara Internasional Beirut sebelum peti jenazah Sersan Staf Florian Montorio dibawa ke dalam pesawat militer.
Sebelumnya, Presiden Prancis, Emmanuel Macron meminta para pelaku penembakan terhadap tentara Prancis ditangkap.
"Segala indikasi menunjukkan bahwa tanggung jawab serangan ini berada di tangan Hizbullah. Prancis menuntut pihak berwenang Lebanon untuk segera menangkap para pelaku dan mengambil tanggung jawab mereka bersama UNIFIL," ungkap Macron, dikutip dari akun X @EmmanuelMacron, pada Sabtu (18/4/2026).