LEBANON, KOMPAS.TV - Pasukan United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) bergerak menuju posisi mereka di Lebanon selatan pada Jumat waktu setempat.
Mereka bergerak di sepanjang jalan antara Marjeyoun dan Al-Khayam, usai satu orang tewas dan tiga orang lainnya terluka.
UNIFIL masih menyelidiki insiden baku tembak yang mengakibatkan satu prajurit gugur.
Sementara itu, Presiden Prancis, Emmanuel Macron, menyatakan seorang warga negara Prancis yang bertugas di UNIFIL gugur dalam serangan tersebut. Ia juga mencatat bahwa seluruh bukti mengarah kepada Hizbullah.
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengatakan Israel memiliki rencana untuk mengatasi ancaman dari Hezbollah, meskipun gencatan senjata selama sepuluh hari diberlakukan dengan Lebanon.
Netanyahu menekankan bahwa tujuan Israel adalah membubarkan Hizbullah.
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Baca Juga Iran Bantah Klaim Trump soal Penyerahan Uranium, Sebut Tak Pernah Dibahas | BERUT di https://www.kompas.tv/internasional/663986/iran-bantah-klaim-trump-soal-penyerahan-uranium-sebut-tak-pernah-dibahas-berut
#unifil #tentaraprancis #lebanon #hizbullah #israel
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/internasional/663987/terlibat-baku-tembak-1-prajurit-unifil-asal-perancis-gugur-di-lebanon-kompas-petang