KOMPAS.TV - Presiden Prancis, Emmanuel Macron, menyebut satu tentara United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) asal Prancis tewas dan tiga lainnya terluka di Lebanon. Macron mengatakan serangan tersebut diduga dilakukan oleh Hizbullah.
Macron menyampaikan hal itu melalui akun media sosial X miliknya pada Sabtu pagi waktu setempat.
Macron mengatakan tiga prajurit mengalami cedera parah meski telah berhasil dievakuasi.
Macron menuding kelompok Hizbullah bertanggung jawab atas serangan yang dianggap sengaja menargetkan pasukan UNIFIL.
Dalam akun X miliknya, Macron menulis:
“Sersan Mayor Florian Montorio dari Resimen Insinyur Parasut ke-17 di Montauban tewas pagi ini di Lebanon selatan selama serangan terhadap UNIFIL.
Semua indikasi menunjukkan bahwa Hizbullah bertanggung jawab atas serangan ini.”
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Baca Juga RS Pemerintah di Lebanon Selatan Rusak, Diduga Jadi Sasaran Serangan Israel | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/internasional/663965/rs-pemerintah-di-lebanon-selatan-rusak-diduga-jadi-sasaran-serangan-israel-sapa-malam
#unifil #emmanuelmacron #prancis #lebanon #hizbullah
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/internasional/663969/macron-sebut-tentara-unifil-prancis-tewas-tuding-hizbullah-di-balik-serangan-tersebut-berut