KOMPAS.TV - Pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon bergerak menuju posisi mereka di Lebanon selatan pada Jumat waktu setempat, setelah satu anggota gugur dan tiga lainnya mengalami luka-luka.
Kendaraan dan personel UNIFIL bersama Angkatan Darat Lebanon terlihat bergerak di sepanjang jalan antara Marjeyoun dan Al-Khayam.
UNIFIL mengumumkan bahwa salah satu tim patroli mereka diberondong tembakan senjata ringan saat sedang membersihkan amunisi yang belum meledak di sepanjang jalan di Desa Ghandourieh.
UNIFIL juga melakukan penyelidikan untuk menentukan kronologi lengkap insiden tersebut, serta menyebut bahwa penembakan berasal dari aktor non-negara.
Presiden Prancis, Emmanuel Macron, menyebut bukti-bukti yang ada mengarah kepada kelompok Hizbullah.