TEHERAN, KOMPAS.TV - Presiden Iran Masoud Pezeshkian mempertanyakan kewenangan Presiden AS Donald Trump membatasi hak negaranya memanfaatkan nuklir.
Pezeshkian menegaskan Trump tidak memiliki dasar untuk merampas hak-hak nuklir Iran.
"Trump mengatakan Iran tidak dapat memanfaatkan hak nuklirnya, namun tidak menyebutkan untuk kejahatan apa. Siapakah dia yang berani merampas hak-hak suatu bangsa?," ujar Pezeshkian seperti dilansir dari Iranian Student News Agency, pada Minggu (19/4/2026).