Anggota Komisi VI DPR RI, Mufti Anam mengkritik kebijakan pemerintah terkait kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi yang signifikan dan berpotensi memicu efek domino, terutama pada sektor pangan yang akan semakin menyulitkan masyarakat.
"Harapan kami dalam setiap mencari solusi, tidak harus menimpakan pada kalangan kelas menengah. Mereka sebenarnya adalah pahlawan-pahlawan ekonomi kita yang menggerakkan perekonomian untuk bisa survive sampai hari ini. Tapi justru mereka merasa tidak diperhatikan dengan kenaikan BBM yang sangat luar biasa," ujar Mufti Anam kepada Kompas.com, Minggu (19/4/2026).
Mufti menekankan bahwa dampak kenaikan BBM tidak akan berhenti di SPBU saja. Sektor pangan menjadi sektor yang paling terancam karena kenaikan biaya transportasi dan logistik akan langsung melambungkan harga kebutuhan pokok di pasar.
"Kenaikan BBM ini akan berdampak ke semua elemen masyarakat. Turunannya adalah ada kenaikan di berbagai sektor, termasuk di soal pangan dan sebagainya, yang tentu akan semakin mempersulit kehidupan bermasyarakat kita," ujar Mufti.
Simak selengkapnya dalam video berikut ini.
Penulis: Siti Laela Malhikmah
Video Jurnalis: Siti Laela Malhikmah
Video Editor: Siti Laela Malhikmah
Produser: Dandy Bayu Bramasta
#BBM #HargaBBM #KenaikanBBM #MuftiAnam #Pertamina #Energi #Peristiwa #News #vjlab