:

Akses Terisolasi Dibuka, TNI & Warga di Pekalongan Gotong-Royong Bangun Jembatan

1 minggu lalu

PEKALONGAN, KOMPAS.TV - Di tengah kondisi geografis yang sulit dan curah hujan yang tinggi, anggota TNI dari Kodim 0710 Pekalongan bersama masyarakat terus bergotong royong membangun Jembatan Garuda di Desa Domiyang, Kecamatan Paninggaran. Jembatan sepanjang 60 meter ini menjadi penghubung vital antara Desa Domiyang dan Desa Winduaji, yang akan memberikan manfaat bagi sekitar dua ribu lima ratus jiwa.

Kehadiran jembatan diharapkan mampu memangkas jarak tempuh serta membuka akses ekonomi dan sosial masyarakat. Namun, proses pembangunan tidak berjalan mudah.

Kondisi medan yang curam dan sulit dijangkau membuat distribusi material menjadi tantangan besar. Untuk membangun pondasi, material harus didrop menggunakan tali sling, menyeberangi lokasi yang berbahaya.

Cuaca ekstrem dan sulitnya akses menjadi kendala utama dalam proses pembangunan. Penggunaan tali sling menjadi solusi agar material dapat sampai ke titik pembangunan. Pembangunan jembatan merupakan program dari Presiden Prabowo Subianto agar tidak ada lagi daerah terisolir.

Sementara Kepala Dusun Domiyang, Sahir Muhroni, menyebut jembatan ini merupakan harapan warga untuk mempermudah akses menuju Desa Winduaji. 

#jembatan #pekalongan #tni

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/663935/akses-terisolasi-dibuka-tni-warga-di-pekalongan-gotong-royong-bangun-jembatan

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke