KOMPAS.TV - Dikutip dari kantor berita Associated Press, dua kapal penembak dari Garda Revolusi Iran melepaskan tembakan ke arah sebuah kapal tanker yang tengah menuju Selat Hormuz.
Peristiwa tersebut dilaporkan oleh Pusat Operasi Perdagangan Maritim Inggris pada Sabtu waktu setempat. Kapal tanker dan awaknya dikabarkan dalam kondisi aman, meskipun identitas kapal serta tujuan pelayarannya belum diketahui.
Peneliti Asia Middle East Centre, Pizaro Gozali, menilai awalnya Iran memberikan sinyal bersedia melakukan negosiasi kembali dengan Amerika Serikat. Namun, blokade Amerika Serikat di Selat Hormuz membuat Iran mengambil keputusan untuk kembali menutup wilayah tersebut.
Pizaro juga menyebut situasi saat ini semakin tidak kondusif dan menghilangkan kepercayaan Iran terhadap Amerika Serikat.