KOMPAS.TV - Pernyataan terkait nasib uranium turut direspons oleh Iran. Kementerian Luar Negeri Iran secara tegas membantah klaim Presiden Amerika Serikat, Donald Trump yang sebelumnya menyebut Teheran siap menyerahkan cadangan uranium yang diperkaya.
Iran menegaskan tidak akan memindahkan uranium tersebut ke mana pun. Selain itu, isu pemindahan uranium disebut tidak pernah menjadi bagian dari pembicaraan dalam negosiasi.
Iran justru menekankan bahwa prioritas utamanya adalah mengakhiri perang, serta mendorong pencabutan sanksi dan pemberian kompensasi. Pernyataan ini disampaikan kepada televisi pemerintah pada Jumat waktu setempat.