:

Kisah Haru Nenek Kamirah, 14 Tahun Menabung dari Hasil Jualan Bawang Demi Berangkat Haji

2 hari lalu

SRAGEN, KOMPAS.TV - Ketekunan dan kesabaran berbuah manis. Seorang nenek penjual bawang asal Sragen, Jawa Tengah, akhirnya bisa berangkat haji setelah menabung selama 14 tahun.

Raut bahagia terpancar dari wajah Nenek Kamirah. Perempuan 68 tahun asal Sragen, Jawa Tengah ini akhirnya mampu mewujudkan mimpi menunaikan rukun Islam ke-5, ibadah haji.

Penantian panjang menabung selama 14 tahun akhirnya berbuah manis.

Kamirah yang sehari-hari berjualan bawang, mulai mendaftar tabungan haji sejak tahun 2012 silam.

Uang yang ia sisihkan dari hasil berjualan bawang kini akan mengantarkannya menuju Tanah Suci.

Berbagai persiapan sudah dilakukan Nenek Kamirah, jelang keberangkatannya ke Tanah Suci.

Tahun 2026, di Kabupaten Sragen ada 1.139 jemaah calon haji yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci, termasuk salah satunya Nenek Kamirah.

Nenek Kamirah akan berangkat ke Tanah Suci pada 13 Mei mendatang tergabung dalam kloter 67, embarkasi Donohudan Solo, Jawa Tengah.

Baca Juga 360 Petugas Haji Indonesia Gelombang Pertama Tiba di Tanah Suci, Siap Sambut Kedatangan Jemaah di https://www.kompas.tv/internasional/663879/360-petugas-haji-indonesia-gelombang-pertama-tiba-di-tanah-suci-siap-sambut-kedatangan-jemaah

#haji #sragen #haji2026

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
 

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/663882/kisah-haru-nenek-kamirah-14-tahun-menabung-dari-hasil-jualan-bawang-demi-berangkat-haji

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke