KOMPAS.TV - Pernyataan yang saling bertolak belakang masih terjadi di antara Washington dan Teheran, terutama soal uranium.
Donald Trump dalam pernyataannya mengklaim bahwa Amerika Serikat akan mendapatkan semua “debu nuklir” secara gratis.
Trump mengatakan negosiasi kedua yang direncanakan akan segera terjadi dan seharusnya berjalan cepat karena sebagian besar poin sudah dinegosiasikan dan disepakati, termasuk Amerika yang akan mendapatkan semua “debu nuklir”.
Trump tidak secara detail menyebut caranya, namun ia yakin akan tetap mendapatkannya.
Trump juga bersikeras bahwa tidak ada uang yang akan berpindah tangan dalam bentuk apa pun sebagai bagian dari kesepakatan potensial dengan Iran untuk mengakhiri perang.
Pernyataan soal nasib uranium pun direspons oleh Iran. Kementerian Luar Negeri Iran secara tegas membantah klaim Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang sebelumnya menyebut Teheran siap menyerahkan cadangan uranium yang diperkaya.
Iran menegaskan tidak akan memindahkan uranium tersebut ke mana pun, dan isu pemindahan uranium tidak pernah menjadi bagian dari pembicaraan dalam negosiasi.
Prioritas utama Iran justru untuk mengakhiri perang serta pencabutan sanksi dan kompensasi.
Pernyataan ini disampaikan kepada televisi pemerintah pada Jumat waktu setempat.
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Baca Juga Momen Prabowo Tinjau Gudang Bulog Magelang, Cek Persediaan Beras di https://www.kompas.tv/nasional/663797/momen-prabowo-tinjau-gudang-bulog-magelang-cek-persediaan-beras
#iran #as #trump #nuklir #perang
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/internasional/663809/as-iran-bertolak-belakang-soal-uranium-trump-klaim-as-bisa-dapat-debu-nuklir-gratis