Komando militer gabungan Garda Revolusi Iran (IRGC) pada Sabtu (18/4/2026) menutup kembali Selat Hormuz dengan alasan Amerika Serikat melanggar janji negosiasi.
Penutupan ini dilakukan setelah jalur vital pengiriman minyak itu sempat dibuka oleh Iran dalam rangka negosiasi dengan AS.
Situasi di Selat Hormuz akan tetap dikendalikan secara ketat, demikian isi pernyataan tersebut, dikutip dari Al Jazeera.
Komando militer IRGC juga menegaskan, kendali atas Selat Hormuz kini kembali ke keadaan semula.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Vina Muthi Ambarwati Video Editor: Vina Muthi Ambarwati Produser: Farid Firdaus