:

Kiamat NATO? Inggris-Perancis Siapkan "Rencana Hidup" Tanpa AS Imbas Trump yang Tantrum

10 jam lalu

Iran sudah membuka Selat Hormuz, Jumat (17/4/2026), namun kegagalan Amerika Serikat dalam perang kali ini telah memicu keretakan serius di internal NATO. Beberapa jam sebelum selat itu dibuka, Perancis dan Inggris memilih pasang badan dengan mengundang 40 negara ke Paris tanpa melibatkan AS untuk membahas nasib jalur pelayaran global di selat sempit paling sibuk itu.

Keputusan Inggris dan Perancis beda jalan dari AS ini tidak lepas dari sikap tantrum Presiden Donald Trump yang selalu memaksa kehendak dan berubah-ubah narasi politiknya. Ancaman Trump yang berulang kali ingin hengkang dari aliansi membuat negara-negara Eropa kini mempercepat konsep NATO Eropa demi kemandirian pertahanan.

Perubahan peta politik di Jerman di bawah kepemimpinan Kanselir Friedrich Merz menjadi kunci, di mana Berlin beri sinyal ingin melepas ketergantungan pada payung keamanan AS dan beralih mendukung kedaulatan militer Benua Biru bersama Perancis dan Inggris.

Lantas sejauh mana kesiapan NATO jika benar-benar ditinggal AS?

Simak selengkapnya dalam video berikut!

Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Narator: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Elisabeth Putri Mulia
Produser: Marvel Dalty

Music: Red - Anno Domini Beats

#global #konflik ##kompascomlab #Iran #Amerika #Perang #IranvsAmerika

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke