Konflik geopolitik di Timur Tengah disebut bisa menciptakan disrupsi besar yang diperkirakan berdampak panjang terhadap pasar minyak global. Kepala Badan Energi Internasional (IEA) Fatih Birol menyatakan pemulihan produksi energi di kawasan Timur Tengah tidak akan berlangsung cepat.
Sementara itu, laporan Oil Market Report IEA yang dipublikasikan pada 14 April 2026 menunjukkan, konflik telah menyebabkan gangguan pasokan energi terbesar dalam sejarah. Pasokan minyak global anjlok tajam pada Maret 2026. Produksi turun sebesar 10,1 juta barrel per hari (bph) menjadi 97 juta bph akibat serangan terhadap infrastruktur energi dan pembatan pengiriman melalui Selat Hormuz.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Musayadah Khusnul Khotimah Narator: Musayadah Khusnul Khotimah Video Editor: Musayadah Khusnul Khotimah Produser: Musayadah Khusnul Khotimah