Rusia memberikan dukungan ke Iran atas hak pengayaan uranium untuk tujuan damai. Hal ini diutarakan Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov di Beijing usai bertemu Presiden China, Xi Jinping, Rabu (15/4/2026).
Sergey Lavrov juga meyatakan Rusia akan menerima semua keputusan yang nyaman bagi Iran. Moskow siap membantu Iran menyelesaikan permasalahan terkait program nuklir di negara tersebut.
Lavrov menekankan setiap negara memiliki sikap dan hak memperkaya uranium secara eksklusif untuk tujuan damai, termasuk Iran.
Lavrov juga menjelaskan kesiapan Moskow untuk berperan dalam setiap potensi penyelesaian terkait uranium yang diperkaya.
Ia menyatakan kontribusi Rusia dalam pengelolaan pengayaan uranium Iran yakni tertuju pada bahan bakar atau pembangkit listrik tenaga nuklir.
Selain itu akan ada kerja sama seperti mentransfer sejumlah tertentu uranium Iran ke Rusia untuk penyimpanan. Semua dilakukan sambil menghormati hak Iran atas energi nuklir sipil.