MALANG, KOMPAS.TV - Budidaya ikan lele dengan sistem bioflog dikembangkan oleh Bumdes di kawasan Singosari, Kabupaten Malang. Menempati tanah kas desa, ada sekitar 30 kolam bioflog yang digunakan untuk mengembangkan ribuan lele.
Erlansah Arya, salah satu pengelola bumdes ini menjelaskan, budidaya lele ini dipilih karena perawatan yang tidak terlalu susah dan masa panen yang tidak terlalu lama. Menurut Erlan, seluruh hasil budidaya lele milik bumdes biasanya diambil oleh pedagang pasar, namun sejak berjalannya program makan bergizi gratis, sebagian hasil lele dibeli oleh SPPG.
Menurut Erlan, dibandingkan penjualan di pasar, serapan lele ke SPPG dianggap lebih bagus, karena selain harga, pengambilan lele juga dalam jumlah besar dan konsisten. Hingga saat ini bumdes ini rutin memasok ribuan ekor ikan lele ke SPPG sebagai salah satu menu MBG.
"Kalau untuk MBG ada banyak plusnya karena harga itu diambil flat biasanya dengan harga Rp 23 ribu, kalau di pasar kan diambil tengkulak Rp 18 ribu." Kata Erlan.
Lebih jauh, badan usaha milik desa ini juga siap mengembangkan usaha peternakan lele ini untuk memasok kebutuhan lele ke sejumlah SPPG di Malang yang saat ini masih belum terpenuhi.
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/663586/hasil-panen-diserap-mbg-peternak-lele-diuntungkan