JAKARTA, KOMPASTV - Ketegangan di kawasan Timur Tengah kian meningkat seiring memanasnya konflik yang melibatkan Iran dan Amerika Serikat, khususnya terkait isu Selat Hormuz.
Blokade di jalur strategis tersebut memicu kekhawatiran global, mengingat Selat Hormuz merupakan jalur vital yang dilalui sekitar 20 persen pasokan energi dunia. Sejumlah negara pun mendesak agar jalur tersebut segera dibuka demi menjaga stabilitas ekonomi global.
Terbaru, Tiongkok dilaporkan mendesak Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz.
Namun, Pengamat Timur Tengah dari Universitas Padjadjaran, Dina Yulianti Sulaeman, menilai sejak awal Iran tidak sepenuhnya menutup Selat Hormuz.
“Dengan realitas yang baru, salah Amerika Serikat juga karena mengagresi Iran. Sekarang Iran punya alasan untuk menjaga keamanannya. Apa China terlibat? Menurut saya China memilih duduk tenang saja, melihat situasi ekonomi yang dihadapi AS,” kata Dina dalam program Sapa Indonesia Pagi, Jumat (17/4/2026).
Menurut Dina, kebijakan Presiden Donald Trump yang berupaya menekan China tidak sepenuhnya berdampak, karena China tetap pada kepentingannya sendiri.
Sementara itu, Dosen Ilmu Hubungan Internasional dari Universitas Sebelas Maret, Septyanto Galan Prakoso, menilai langkah China saat ini murni didorong kepentingan nasionalnya.
“China menghubungi Menteri Luar Negeri Iran untuk meminta agar kapal-kapalnya bisa melintas di Hormuz. Ini langkah yang baik dan memberi contoh bahwa pendekatan dialog lebih efektif dibandingkan berpihak pada salah satu pihak,” ujar Galan.
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Produser: Yuilyana
Thumbnail Editor: Joshua
Baca Juga Trump Umumkan Gencatan Senjata Israel & Lebanon, Netanyahu Ogah Tarik Pasukan! di https://www.kompas.tv/internasional/663522/trump-umumkan-gencatan-senjata-israel-lebanon-netanyahu-ogah-tarik-pasukan
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/nasional/663529/full-strategi-china-di-balik-krisis-selat-hormuz-jaga-kepentingan-nasional-sapa-pagi