Di tengah tekanan krisis energi global, inovasi bahan bakar alternatif dari dalam negeri mulai masuk ke pembahasan pemerintah. Produk bernama Bahan Bakar Orisinil Buatan Indonesia Bos (Bobibos) baru-baru menjalani audiensi dengan Direktorat Jenderal Minyak dan Gas (Ditjen Migas) Kementerian ESDM, Senin (13/4). Dalam pertemuan tersebut, pihak pengembang memaparkan kesiapan produknya untuk masuk tahap pengujian lanjutan. Founder Bobibos, Iklas Thamrin, menyebut bahan bakar tersebut telah melalui serangkaian uji internal, termasuk penggunaan pada berbagai jenis kendaraan. Selain itu pembina Bobibos, Mulyadi, menjelaskan bahan baku utama produk ini berasal dari jerami, limbah pertanian yang selama ini kerap dibakar. Ia juga menilai, jika dikembangkan secara luas, inovasi ini berpotensi mengurangi ketergantungan impor BBM, sekaligus membuka peluang kerja baru dan menekan dampak lingkungan dari bahan bakar fosil.
Jika anda menyukai video seperti ini bisa tonton video :
- https://youtu.be/jje2zIV6qwY
- https://youtu.be/tGa1R5-nPeA
- https://youtu.be/-j4tJTCTsAo
Kompas.com
PT. Kompas Cyber Media
Gedung Kompas Gramedia, Unit II Lt 5
Jl. Palmerah Selatan No 22-28
Jakarta 10270, Indonesia
You can visit our official website: https://otomotif.kompas.com/
Follow our social media:
Facebook: https://www.facebook.com/Otomotif.Kompascom/
Instagram: https://www.instagram.com/kompas.otomotif/
Tiktok : https://www.tiktok.com/@otomotifkompas?
Video Editor : Carolus Dori
Penulis : Muh. Ilham N.K
Editor : Agung Kurniawan
#BreakingNews #News #Bobibos #BBM #HargaMinyak #HargaBBM #UjiCobaBobibos #UjiJalanBobibos #IndustriOtomotif #OtomotifNasional #Otomotif #Kompascom #JernihkanHarapan #JernihMelihatDunia