:

Gubernur Jateng Tinjau Pelaksanaan Program “Healing” Pada Hewan Ternak untuk Cegah PMK

1 minggu lalu

KOMPAS.TV - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau pelaksanaan program “healing” pada hewan ternak di Desa Krikilan, Sragen, Jawa Tengah.

Luthfi menyebut terdapat 10 daerah di Provinsi Jawa Tengah yang telah terdeteksi dan mendapat pengobatan terkait kasus penyakit kuku dan mulut (PMK) pada hewan ternak.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau pelaksanaan program “healing” pada hewan ternak di Dukuh Ngampon, Desa Krikilan, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen, Rabu siang.

Program “healing” merupakan program kesehatan hewan keliling dari Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah yang mendatangi langsung para peternak sapi maupun kambing di wilayah Jawa Tengah.

Program kesehatan hewan ternak gratis ini terdiri dari pengecekan penyakit, pengobatan, pemberian vitamin, vaksinasi, hingga pemeriksaan USG pada hewan ternak.

Luthfi berharap program “healing” dapat membantu mengantisipasi atau mencegah penyebaran penyakit hewan ternak seperti PMK (penyakit mulut dan kuku), terutama pada momen Iduladha mendatang.

Salah satu peternak menyambut baik program “healing” untuk hewan ternak mereka agar terbebas dari penyakit.

Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah mencatat telah mendeteksi serta mengobati penyakit mulut dan kuku (PMK) di 10 daerah di Provinsi Jawa Tengah.

#gubernurjateng #jateng #PMK

Baca Juga Kawasan Gedung Sate & Gasibu di Revitalisasi | JMP di https://www.kompas.tv/regional/663362/kawasan-gedung-sate-gasibu-di-revitalisasi-jmp

 

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/663363/gubernur-jateng-tinjau-pelaksanaan-program-healing-pada-hewan-ternak-untuk-cegah-pmk

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke