KOMPAS.TV - Pemerintah Provinsi menilai kebijakan Work From Home atau kerja dari rumah yang mulai diterapkan bagi ASN di NTT sejak Jumat pekan lalu berdampak baik. Selain hemat BBM, biaya operasional kantor juga turun.
Ribuan ASN dan P3K di Provinsi NTT mulai menjalani kebijakan Work From Home atau kerja dari rumah sejak Jumat pekan lalu, menyusul upaya penghematan energi dan biaya operasional.
Gubernur NTT menyebut, meski bekerja dari rumah, semua pegawai diwajibkan mengikuti dua kali pertemuan secara daring, yakni evaluasi kinerja mingguan dan rencana optimalisasi pendapatan asli daerah.
Sementara pimpinan instansi dan pegawai yang bertugas dalam bidang pelayanan publik tetap bekerja seperti biasa.
Pemprov NTT mengklaim dampak kebijakan ini, ada biaya operasional yang dihemat seperti biaya BBM dan biaya listrik di area perkantoran.
Meski baru diterapkan, kebijakan ini akan terus dievaluasi agar pelayanan publik dan roda pemerintahan tidak terganggu.
Sementara di Kota Palembang, Sumatera Selatan, pengawasan ASN bekerja dari rumah tiap Jumat juga dilakukan Pemerintah Kota.
Pemkot Palembang mengungkapkan, berdasarkan pengawasan yang dilakukan oleh Inspektorat dan BKPSDM, pelaksanaan kebijakan WFH perdana di Kota Palembang pada Jumat lalu sudah berjalan cukup baik.
Terkait pengawasan, Pemkot Palembang mendorong BKPSDM untuk membuat aplikasi guna memantau keberadaan ASN di hari pelaksanaan WFH.
Pemkot Palembang mengingatkan, saat WFH ASN tetap harus bekerja, bukan liburan.
#asn #wfh #BBM
Baca Juga Menko AHY Kunjungi Kementrans Bahas soal Infrastruktur Pembangunan | JMP di https://www.kompas.tv/nasional/663356/menko-ahy-kunjungi-kementrans-bahas-soal-infrastruktur-pembangunan-jmp
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/663358/dampak-positif-asn-pemprov-ntt-wfh-hemat-bbm-dan-biaya-operasional-jmp