KOMPAS.TV - Usai perundingan Amerika Serikat dan Iran di Islamabad pada akhir pekan lalu yang tidak mencapai kesepakatan, konflik kedua negara dipastikan belum mereda.
Iran menegaskan tidak akan menyerah terhadap ancaman apa pun dari Amerika Serikat. Iran juga menyatakan ancaman Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, tidak akan berpengaruh terhadap rakyat Iran.
Iran memastikan meski negosiasi dengan Amerika Serikat gagal, jalur diplomatik akan terus berlanjut.
Iran menyatakan kedua negara telah menyampaikan tuntutan dan setidaknya mencapai pemahaman mengenai posisi masing-masing.
Penasihat Presiden Iran juga menyarankan agar China dan Rusia ikut berperan sebagai mediator dalam negosiasi tahap selanjutnya.
Tahap tersebut dinilai sangat penting karena baik Amerika Serikat maupun Iran akan mengevaluasi tanggapan satu sama lain.
Baca Juga Mencekam! Israel Gempur Kota Tyre Lebanon Selatan, Evakuasi Paksa Diberlakukan | SAPA PAGI di https://www.kompas.tv/internasional/663225/mencekam-israel-gempur-kota-tyre-lebanon-selatan-evakuasi-paksa-diberlakukan-sapa-pagi
#iran #china #rusia #asiran
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/internasional/663226/deret-fakta-negosiasi-buntu-iran-as-di-pakistan-rusia-china-perlu-turun-tangan-sapa-pagi