KOMPAS.TV - Presiden Donald Trump mengatakan kemungkinan adanya putaran pembicaraan lanjutan dengan pihak dari Iran.
Ia mengaku telah ada pihak dari Iran yang menghubunginya untuk membuat kesepakatan.
Hal itu disampaikan Donald Trump pasca negosiasi pertama yang dilakukan di Islamabad berakhir pada kebuntuan.
Trump menyebut salah satu titik kebuntuan dengan Teheran dalam negosiasi tersebut adalah ambisi nuklir yang dimiliki Iran.
Trump juga mengklaim bahwa Iran sangat ingin membuat kesepakatan dengan Amerika.
Ia mengaku telah ada perwakilan dari Iran yang telah menghubungi Amerika untuk melakukan pembicaraan lanjutan demi mencapai kesepakatan bersama.
Wakil Presiden Amerika Serikat, JD Vance menegaskan Donald Trump tidak menginginkan kesepakatan kecil dengan Iran, salah satunya soal komitmen tidak mengembangkan senjata nuklir.
Vance menambahkan, jika Iran setuju dengan poin-poin kesepakatan yang diajukan, Trump berjanji akan membuat Iran berkembang.
Sementara itu, kami kutip dari kantor berita AP, Pakistan mengonfirmasi adanya upaya perundingan tahap 2 antara Iran dan AS.
Pada Senin (13/4/2026), Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengonfirmasi sedang dilakukan upaya untuk mengatasi hambatan-hambatan yang mengganggu dialog antara Amerika Serikat dan Iran akhir pekan lalu.
Baca Juga Paus Leo XIV Kritik Perang Timur Tengah, Trump Balas Kritik Paus Leo | KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/internasional/663126/paus-leo-xiv-kritik-perang-timur-tengah-trump-balas-kritik-paus-leo-kompas-petang
#trump #iran #amerika #negosiasi
_
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/internasional/663157/peluang-negosiasi-kedua-wapres-as-trump-ingin-kesepakatan-besar-dengan-iran-sapa-malam