Amerika Serikat dinilai sudah kehabisan taktik dan blokade Selat Hormuz menjadi senjata terakhir Donald Trump untuk cepat mengakhiri perang.
Para analis menduga langkah ini lebih merupakan manuver politik Trump untuk memulihkan citra supremasi maritim AS di hadapan Xi Jinping dan dunia.
Sebelumnya, Presiden Donald Trump dan CENTCOM secara resmi memberlakukan blokade maritim di Selat Hormuz terhadap seluruh pelabuhan Iran pada 14 April 2026 sebagai instrumen tekanan ekonomi terakhir pasca kegagalan diplomasi di Pakistan.
Namun pada hari pertama pelaksanaannya, blokade ini dinilai tidak berwibawa karena sejumlah kapal tanker yang terafiliasi dengan Iran terpantau tetap bebas melintas tanpa hambatan dari armada Amerika Serikat.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia Narator: Elisabeth Putri Mulia Video Editor: Fathir Rohman Produser: Marvel Dalty