:

Keluarga Korban Peluru Nyasar di Surabaya Lapor ke DPRD Jatim | SAPA SIANG

6 hari lalu

KOMPAS.TV - Keluarga korban peluru nyasar yang diduga berasal dari anggota Marinir saat latihan menembak di Lapangan Tembak Bumi Marinir Karangpilang, Surabaya, mendatangi Gedung DPRD Jawa Timur.

Saat menjelaskan kronologi kepada anggota DPRD Jawa Timur, ibu korban tak kuasa menahan tangis.

Dewi Murniati adalah ibu dari seorang remaja berusia 14 tahun yang menjadi korban dugaan peluru nyasar.


Dewi tak kuasa menahan tangis di depan anggota DPRD Jawa Timur saat melaporkan kasus dugaan peluru nyasar yang menimpa anaknya.


Saat menjelaskan kronologi di depan anggota DPRD Jawa Timur, Dewi mengaku keluarga sempat mendapat tekanan dalam proses penyelesaian, termasuk diminta tidak mempublikasikan kejadian serta diminta membuat permohonan maaf.

Sementara itu, Ketua Komisi C DPRD Jawa Timur, Surabaya, dalam waktu dekat akan menjadwalkan pemanggilan pihak Marinir bersama keluarga korban.

Anak Dewi yang menjadi korban peluru nyasar diduga berasal dari anggota Marinir saat melakukan latihan menembak di Lapangan Tembak Bumi Marinir Karangpilang, Surabaya, Jawa Timur.

Hingga saat ini, belum ada kejelasan dan pertanggungjawaban.
Diharapkan DPRD Jawa Timur dapat membantu mengawal kasus agar hak-hak korban dapat terpenuhi.

#surabaya #pelurunyasar #dprdjatim

Baca Juga Ketua BEM FH UI Sebut Pelaku Pelecehan Seksual Disanksi Tegas | SAPA SIANG di https://www.kompas.tv/regional/663067/ketua-bem-fh-ui-sebut-pelaku-pelecehan-seksual-disanksi-tegas-sapa-siang

 

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/663070/keluarga-korban-peluru-nyasar-di-surabaya-lapor-ke-dprd-jatim-sapa-siang

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke