Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) buka suara meluruskan isu "Godzilla El Nino" yang disebut-sebut akan memicu kemarau ekstrem di Indonesia.
Dalam penjelasannya, BMKG menegaskan musim kemarau 2026 memang diprediksi lebih kering dari normal, tetapi tidak sampai pada level ekstrem seperti yang ramai dibicarakan.
Direktur Perubahan Iklim BMKG, Fachri Radjab mengatakan istilah "Godzilla" tidak digunakan dalam kajian resmi BMKG, karena dinilai tidak akurat dan cenderung berlebihan.
Fachri menekankan kondisi 2026 tetap perlu diwaspadai, namun tidak perlu disikapi dengan kepanikan.