NATO peringatkan bahwa Iran memiliki banyak taktik untuk mempertahankan Selat Hormuz. Hal itu diungkap Presiden Finlandia, Alexander Stubb selang satu hari kejadian kapal perusak AS dicegat angkatan laut Iran saat hendak memasuki Selat Hormuz, Minggu (12/4/2026).
Stubb mengaku Iran ibarat memiliki banyak kartu yang sulit ditebak musuh termasuk AS, sehingga perlu kehati-hatian untuk memblokade Selat sempit itu, apalagi keputusan AS ini bisa menyeret China ke dalam konfrontasi langsung.
"Tetapi saya hanya, saya kira, bertanya-tanya apa yang akan terjadi jika mereka berselisih dengan China dalam hal ini. Jadi ada begitu banyak aspek rumit yang berbeda dalam hal ini, dan kita semua mencoba menemukan jalan keluar saat ini. Yang tidak akan mudah tetapi pada akhirnya biasanya dapat dilakukan, tetapi Iran memegang banyak kartu saat ini, saya khawatir itulah kenyataannya," ungkap Stubb, Senin (13/4/2026)
Di sisi lain, kebijakan blokade ganda yang diterapkan Amerika Serikat menuai kecaman dari China yang menganggap langkah tersebut tidak bertanggung jawab dan merusak gencatan senjata yang sudah rapuh.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Fathir Rochman
Produser: Marvel Dalty
#global #konflik ##kompascomlab #Iran #Amerika #Perang #IranvsAmerika #SelatHormuz