KOMPAS.TV - Presiden Donald Trump mengatakan kemungkinan adanya putaran pembicaraan lanjutan dengan pihak dari Iran.
Ia mengaku telah ada pihak dari Iran yang menghubunginya untuk membuat kesepakatan.
Hal itu disampaikan Donald Trump pasca negosiasi pertama yang dilakukan di Islamabad berakhir pada kebuntuan.
Trump menyebut salah satu titik kebuntuan dengan Teheran dalam negosiasi tersebut adalah ambisi nuklir yang dimiliki Iran.
Trump juga mengklaim bahwa Iran sangat ingin membuat kesepakatan dengan Amerika.
Ia mengaku telah ada perwakilan dari Iran yang telah menghubungi Amerika untuk melakukan pembicaraan lanjutan demi mencapai kesepakatan bersama.
Sementara itu, Iran telah mengambil langkah dengan membuat Undang-Undang baru sebagai dasar untuk mengatur jalur perairan di Selat Hormuz.
Anggota parlemen Iran mengklaim langkah ini diambil untuk memberikan jaminan keamanan.
Rancangan undang-undang tersebut mencakup ketentuan untuk menerapkan pengawasan operasional dan manajemen terhadap semua kapal serta kendaraan laut yang melintasi jalur Selat Hormuz.
Nantinya tiap pengiriman dalam bentuk apa pun hingga kapal penumpang untuk wisata, baik menuju Iran atau ke negara kawasan, akan diwajibkan membayar tarif kepada Iran.
Baca Juga Trump Tolak Minta Maaf ke Paus Leo XIV atas Kritik Terhadap Perang Iran di https://www.kompas.tv/internasional/662887/trump-tolak-minta-maaf-ke-paus-leo-xiv-atas-kritik-terhadap-perang-iran
#trump #iran #selathormuz
_
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/internasional/662902/klaim-dihubungi-iran-trump-buka-kemungkinan-negosiasi-putaran-kedua-sapa-malam