Keputusan blokade Selat Hormuz membuat Presiden Donald Trump kemungkinan bisa mengulang kegagalan operasi 1953, yang membuat Iran benar-benar memutus hubungan dengan Amerika Serikat.
Trump mengambil langkah ekstrem dengan memerintahkan blokade total seluruh pelabuhan Iran di Selat Hormuz pada 13 April 2026. Langkah ini disebut sebagai "Operasi Ajax" versi modern yang bertujuan mencekik aliran minyak Teheran agar Mojtaba terpaksa menyerah di meja perundingan.
Namun, para analis menilai strategi ala Hollywood itu berisiko gagal karena sejarah membuktikan bahwa tekanan luar justru seringkali membuat Iran semakin tangguh, apalagi Teheran telah menyiapkan pertahanan berlapis mulai dari ribuan ranjau laut hingga taktik perang asimetris yang siap menyulitkan armada Amerika Serikat.
Alih-alih memberikan kemenangan cepat, blokade ini justru bisa menjadi bumerang yang menghantam ekonomi global dan kredibilitas Amerika Serikat sendiri. Pengumuman tersebut memicu lonjakan harga minyak dunia hingga hampir 8 persen yang mengancam kenaikan harga pangan dan inflasi global, sekaligus memperbesar risiko konfrontasi langsung dengan China sebagai pembeli minyak terbesar Iran.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Narator: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Fathir Rohman
Produser: Marvel Dalty
Music: Chariots of War - Aakash Gandhi
#global #konflik ##kompascomlab #Iran #Amerika #Perang #IranvsAmerika #selathormuz