JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Haji dan Umrah menjelaskan biaya avtur untuk penerbangan haji melonjak, buntut perang AS Israel versus Iran.
Pemerintah membutuhkan Rp1,77 triliun dana tambahan untuk penerbangan haji.
Dalam rapat kerja di Komisi VIII DPR, Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf bilang, biaya penerbangan meningkat dari semula Rp6,69 triliun menjadi Rp8,46 triliun, sesuai usul kenaikan biaya operasional dari maskapai Garuda Indonesia dan Saudi Airlines.
Menhaj mengaku, pemerintah saat ini sedang berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung, membahas sumber pembiayaan dan legalitasnya.
Namun, pemerintah memastikan tambahan biaya operasional sudah disiapkan dari Badan Pengelola Keuangan Haji ataupun dari APBN dan tidak dibebankan kepada jemaah haji.
Baca Juga Depan DPR & Wamen Haji Dahnil Anzar Posisi Hotel Jemaah hingga Singgung Wacana ‘War Tiket’ di https://www.kompas.tv/nasional/662853/depan-dpr-wamen-haji-dahnil-anzar-posisi-hotel-jemaah-hingga-singgung-wacana-war-tiket
#menhaj #haji #biayahaji
_
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/nasional/662877/rapat-dengan-dpr-menhaj-kenaikan-biaya-avtur-tak-dibebankan-ke-jemaah-kompas-petang